Postingan

Berawal dari Saling Mengerti

Berawal dari Saling Mengerti Melihat berbagai fakta diluar sana, banyak orang yang tidak pernah mengerti untuk mengerti orang lain terlebih dahulu. Mereka hanya ingin dimengerti, tetapi apakah sudah untuk mengerti. Muncul nya permasalah itu adalah berawal dari saling tidak mengerti satu sama lain. Mengejar ambisinya tanpa melihat orang lain terlebih dahulu, memaksakan kehendak tanpa harus melihat kehendak orang lain terlebih dahulu.  Wajar saja banyak orang hidup tidak harmonis, mereka terkesan arogan. Padahal cukup dengan mendengar dan mengerti, maka selesai sudah permasalahan itu. Spontan memang terlihat sulit, tetapi kalo bukan kita yang memulai untuk mengerti orang lain, bagaimana orang lain itu mau mengerti kita. Hidup itu tentram memang dengan cara kita mampu melihat berbagai pandangan dengan perspektif lain. Sungguh memang saya pun sulit bersikap seperti itu, tetapi saya pun sadar bahwa hal itu tidak baik. Hingga pada akhirnya saya memutuskan untuk memulai mengerti...

Politik Tukang Potong

Politik Tukang Potong           Baru baru ini kampus saya terjadi berbagai fenomena yang bisa dikatakan aneh tetapi unik. Fenomena ini dikatakan unik ketika sekolompok mahasiswa yang mengaku sebagai kaum intelektual tetapi anti terhadap ideologi, anti terhadap pemikiran, anti terhadap pertentangan, anti terhadap diskusi, anti terhadap dialektika, anti terhadap orang yang berbeda pandangan dengannya. Fenomena ini aneh karena dilakukan oleh mereka yang berposisi strategis dan menjabat sebagai petinggi organisasi eksekutif dikampus saya, dan menjegal mereka yang berbeda dengan berbagai streotype.           Mereka itu dikucilkan, mereka itu direndahkan martabatnya, difitnah dengan berbagai tuduhan yang tidak benar, dan diserang bertubi tubi pendapatnya. Apabila mereka ini melawan dengan narasi yang lantang, playing victim seakan solusi bagi sekelompok mahasiswa yang unik dan aneh ini. Sarana disk...

Maka Ikhlaskan Saja

Maka Ikhlaskan Saja Hari esok merupakan misteri yang tak bisa diungkap, bila saja kita tahu tabir dibaliknya, mungkin kita enggan berpapasan dengannya. Berbeda dengan hari kemarin, yang berisi dengan berbagai peristiwa sejarah yang kita sadari terdapat makna dalam setiap untaian waktu yang kita lewati. Berbagai makna tersebut seakan sudah menjadi pengalaman berharga yang akan kita kenang dalam hidup. Terbesit dalam benak kita terkadang, setiap pengalaman yang kita rasakan terdapat berbagai macam senyuman. Bahagia rasanya apabila pengalaman yang kita lalui bermakna dan terkesan baik. Seakan-akan waktu tersebut ingin sekali coba kita ulangi walau sedetik pun. Namun, inilah kodrati kehidupan, waktu yang berlalu tak bisa diputar kembali, tidak seperti rekaman video yang bisa kita putar berulang ulang kali sesuka kita. Namun tidak selamanya pengalaman sejarah yang kita alami menghasilkan senyuman apabila kita ingat. Terkadang pengalaman sejarah dalam hidup kita pun digandrungi b...

Senja Dikala Itu

Senja acap kali memikat hati, pada siapa pun yang berpapasan dengannya. Kita dibuatnya tercenung dan berimajinasi, tentang sastra, cinta, dan bahkan puisi. Ya, memang pada dasarnya, manusia senang melihat sesuatu yang indah-sebuah estetika yang merupakan hasil kesepakatan bersama. Soal keindahan, aku teringat ketika remaja. Seperti kebanyakan remaja lainnya, aku berpikir, alangkah menyenangkan memiliki kekasih hati berparas indah. Bisa kupamerkan ke sana-sini, sekaligus menjadi status sosial bergengsi. seiring bertambahnya usia, makin aku menyadari bahwa fisik yang rupawan akan selalu kalah dengan perbincangan yang menyenangkan.  Mata hanya mampu menatap, tapi kata-kata akan menetap. Dan untuk tiba pada fase tersebut. Aku tentu harus merasakan jatuh cinta pada sang senja terlebih dahulu. Bukankah kita semua begitu? Kebanyakan, kisah cinta anak manusia diawali dengan sengat sederhana. Dari pertemuan yang (konon katanya) mengandung unsur ketidaksengajaan, dua manusia dapat salin...